KETIK, JAKARTA – Saat sedang beraktivitas pernahkah anda tiba-tiba merasa kram? Kram yang muncul tiba-tiba dapat menghambat aktivitas karena membuat kita tidak leluasa dalam bergerak.
Kram merupakan sensasi tidak nyaman pada area otot yang mengalami kontraksi (pengerutan), dapat muncul secara tiba-tiba, dan menimbulkan rasa nyeri.
Kram dapat berlangsung dalam hitungan detik, menit atau jam tergantung dari lamanya otot berkontraksi. Kram dapat dipicu saat kita berolahraga secara berlebihan, selain olahraga tentu ada banyak sebab tubuh mengalami kram.
Berikut ini kami uraikan beberapa penyebab otot mengalami kram, simak penjelasannya.
1. Kekurangan Cairan Tubuh
Seperti yang telah disebut di atas, salah satu pemicu kram adalah karena olahraga secara berlebihan. Selain itu saat berolahraga seringkali kita tidak memperhatikan asupan cairan tubuh. Oleh sebab itu usahakan selalu menjaga cairan tubuh tetap tercukupi saat sedan berolahraga.
2. Kompresi Syaraf
Kram pada otot ternyata dapat disebabkan juga oleh tekanan pada syaraf tulang belakang. Bagian yang terkena kram biasanya adalah kaki yang menimbulkan rasa sakit terutama saat kamu sedang berjalan.
Duduk terlalu lama bisa menyebabkan kram. (Foto: Pexels)
3. Aliran Darah Tidak Lancar
Kurangnya aliran darah dibagian kaki ternyata juga bisa menyebabkan terjadinya kram. Kurangnya aliran darah ini disebabkan terjadinya penyempitan arteri darah ke kaki. Kram ini dapat menghilang dengan sendirinya ketika kamu selesai melakukan olahraga.
4. Kurang Asupan Mineral
Beberapa jenis obat-obatan yang diresepkan untuk tekanan darah tinggi dapat menyebabkan peningkatkan buang air kecil yang dapat menguras kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh. Oleh sebab itu usahakan mencukupi kebutuhan mineral seperti kalium, kalsium atau magnesium pada tubuh agar tidak terkena kram.
5. Duduk Terlalu Lama
Sebagai pekerja kantoran banyak dari kita yang menghabiskan waktu seharian di tempat duduk. Kebiasaan ini ternyata dapat menyebabkan kram, karena terjadi pelemahan dan pengecilan otot kaki besar dan gluteal. Otot-otot besar ini penting untuk berjalan dan menstabilkan gerak tubuh.(*)